Profil Madrasah Pembangunan

Blog Details

HUT MP : Seminar Parenting How To Create Student Portofolio oleh Setyo Iswoyo

Madrasah Pembangunan (MP) UIN (26/1) mengadakan Seminar Parenting How to Create Student Portfolios oleh Setyo Iswoyo, pakar dan pemerhati pendidikan di Aula Mukti Ali. Seminar tersebut diikuti oleh guru, orang tua peserta didik dan undangan. Seminar dibuka oleh Direktur MP Dr. H. Bahrissalim, M.A. Beliau menyampaikan bahwa semua anak spesial dengan kecerdasan mereka masing-masing (Multiple Intelligences).

MP melakukan tes MIR untuk memetakan kecerdasan peserta didik dalam belajar sehingga guru mampu menyesuaikan dalam mengajar. Beliau juga menyinggung mengenai pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai kemerdekaan belajar, bahwa hak anak untuk bisa menikmati proses belajar.

Era teknologi dan digitalisasi sangat berpengaruh bagi kehidupan kita sekarang dalam mendapatkan dan menciptakan sesuatu. Di era yang sudah canggih ini, sumber daya manusia bisa jadi digantikan oleh teknologi robot. Pada era Revolusi Industri 4.0 dibutuhkan aspek 4C yaitu Critical Thinking, Collaboration, Communication, dan Creativity untuk kemajuan seorang anak. Dalam pengembangan kemampuan tersebut dalam proses pembelajaran, guru dan orang tua diharapkan mampu bekerjasama untuk kemajuan peserta didik. Untuk itu diperlukan suatu wadah agar guru dan orang tua memahami apa yang anak lakukan dan capai dalam proses pembelajaran, yaitu student portfolios.

Portfolios berisi kumpulan hasil kerja atau karya anak yang bisa mewakili proses belajar mereka. Laporan tersebut adalah hasil pencapaian pembelajaran, hafalan-hafalan, monitoring ibadah, absen kehadiran, foto-foto kegiatan, dan juga worksheet. Ada juga berisi komentar guru dan orang tua tentang hasil karya tersebut.  

Siti Eka Afifah, S.Pd.I, salah seorang panitia, menyampaikan bahwa dengan adanya student portfolios diharapkan akan membawa Madrasah Pembangunan naik ke level berikutnya, karena dengan memiliki student portfolios, proses pembalajaran dan capaian peserta didik akan lebih mudah dipantau orang tua dan dijadikan umpan balik bagi guru yang bersangkutan. Kedepan student portfolios akan dibuat dalam bentuk digital dengan begitu diharapkan MP menjadi madrasah yang unggul di masa depan dengan memanfaatkan dunia digital seoptimal mungkin.

Fathul Khairunnisa, S.Pd, salah seorang peserta,  menyampaikan bahwa seminar mengenai student portfolios ini sangat menarik untuk meningkatkan proses belajar dan membuka wawasan guru untuk pengembangan pendidikan pada era disrupsi. [ksa]