Profil Madrasah Pembangunan

Blog Details

Selamat datang SDI Pembangunan Pamulang

Pendaftaran

Bangsa Indonesia, mau tidak mau, sedang mengikuti proses kebudayaan yang juga dihadapi masyarakat dunia saat ini, yaitu revolusi industri 4.0. Era kebudayaan yang ditandai dengan transformasi disruptif pada segala bidang kehidupan. Di mana internet dan teknologi informasi memberikan kontribusi signifikan pada semua perubahan tersebut.

 

Disrupsi budaya paling signifikan hari ini muncul dalam tata kehidupan dan hubungan sosial manusia (human being) sehari-hari. Sebagai contoh, dalam unit sosiologis terkecil, keluarga, pola komunikasi mengalami perubahan. Tidak jarang, orang tua dan anak, berkomunikasi menggunakan teknologi, mengabaikan aspek tatap muka.

 

Relasi-relasi dan fungsi-fungsi dalam tata kelola kehidupan juga berubah signifikan. Ada big data, yang di dalamnya menginteraksikan beragam aktivitas seseorang dalam suatu identitas tunggal, yang kemudian polanya dipelajari untuk bisa dilayani kebutuhan hidupnya.

 

Di masa depan, mereka yang masih menggunakan pola dan cara lama sudah harus siap menjadi penonton. Sebab masa depan yang sedang akan dihadapi sudah berbeda terbalik, sehingga jika tidak ada persiapan untuk mengadaptasikan diri, pilihannya sangat terbatas: tertinggal atau ditinggalkan. Masa depan inilah yang harus dihadapi oleh anak-anak kita di masa mendatang.

 

Di samping dunia akan semakin tidak memiliki batas teritorial karena mudahnya komunikasi, anak-anak kita juga akan hidup bersama robot, kode, algoritma, chips, memori, virtual, dan sebagainya.

 

Sekolah Dasar Islam (SDI) Pembangunan

 

SDI Pembangunan merupakan sekolah tingkat dasar yang menjadikan pembangunan karakter sebagai pondasi untuk menyongsong era revolusi industri 5.0. Era revolusi industri 5.0 didasarkan kepada bagaimana teknologi mendukung upaya- upaya kritikal kemanusiaan dalam berbagai bidang. Di era ini, manusia menjadi titik tumpu dan poros dari kehidupan dan perubahan sosial, budaya, ekonomi, dan kebudayaan.

 

Dalam pengembangan, penguatan, dan perawatan karakter anak, yang bertumpu pada peningkatan kualitas dari kecintaan kepada Allah Swt., kemandiriaan, leadership, kreatif, dan lain-lain, maka dimensi karakter adalah salah satu pondasi yang tetap menjadikan manusia sebagai tumpuan, sehingga optimalisasi teknologi bukan untuk mengambil alih fungsi-fungsi utama kemanusiaan. Tetapi lebih jauh justru untuk meletakkan manusia sebagai agen utama pengembangan kemanusiaan itu sendiri.

 

Dalam konteks mengelola era disrupsi dan VUCA (volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity), maka pondasi karakter akan dan harus tetap menjadi tumpuan. Karakter ini diturunkan dari sifat-sifat Rasulullah yang terkumpul dalam frasa SAFT (Siddiq, Amanah, Fathanah, Tabligh). Siddiq artinya anak-anak akan didampingi untuk selalu benar dalam setiap perkataan dan perbuatan; Amanah artinya anak-anak akan didampingi agar menjadi pemimpin yang mampu mengembannya dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan dan aturan; Fathanah artinya anak-anak didampingi menemukan, mendapatkan, dan mengasah kecerdasannya; serta Tabligh anak-anak akan didampingi untuk mampu mempresentasikan kebenaran dan hasil-hasil pembelajaran di SDI Pembangunan kepada siapa pun.

 

Nilai-nilai yang terkandung dalam SAFT inilah yang akan menghiasi keseharian di SDI Pembangunan. Visi dan misi ini semakin kuat karena akan bertumpu bukan pada daftar pelajaran semata, tetapi pada guru dan pendamping pembelajaran. Sebab, apa pun pelajaran dan kurikulumnya, yang utama adalah gurunya. Guru yang mau belajar terus untuk bersama-sama peserta didik menemukan indahnya menjadi manusia yang memiliki karakter kuat dan siap menjadi pengisi utama revolusi industri 5.0. Salam Pendidikan.