Literasi

BUS UIN Jakarta Gelar Rekrutmen Guru Madrasah Pembangunan Secara Transparan dan Akuntabel

Foto Penulis

M. Ahsanul Umam, S.Pd.

Penulis
Kamis, 02 Juli 2026

MPUIN-News

oleh Muhammad Ahsanul Umam



Jakarta – Badan Usaha Sekolah (BUS) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas pendidikan melalui proses rekrutmen calon guru yang dilaksanakan secara transparan, profesional, dan akuntabel. Kegiatan bertajuk “Rekrutmen Guru – Tahap Tes Microteaching, Tes Baca Qur’an dan Wawancara” ini berlangsung pada 30 Juni dan 2 Juli 2026 di Madrasah Pembangunan UIN Jakarta. Proses seleksi menjadi bagian dari upaya strategis sekolah dalam menjaring tenaga pendidik yang kompeten, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan pendidikan di era yang semakin dinamis.


Tahapan seleksi diawali dengan tes microteaching yang diikuti oleh 40 peserta pada Selasa (30/6). Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 peserta terbaik melanjutkan ke tahap tes baca Al-Qur’an dan wawancara yang dilaksanakan pada Kamis (2/7). Para peserta berasal dari berbagai latar belakang pendidikan dan bersaing untuk mengisi formasi Guru Bahasa Indonesia, Guru Bahasa Inggris, Guru Bimbingan Konseling, serta Guru Tahfidz.


Kepala Penjaminan Mutu BUS UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Eny Supriyati Rosyidatun, S.Si., M.A., menegaskan bahwa proses seleksi tidak hanya berfokus pada aspek akademik semata. Menurutnya, kualitas seorang guru juga ditentukan oleh kompetensi spiritual, kepribadian, dan kemampuan sosial yang dimiliki.


“Aspek-aspek seleksi tidak hanya secara kognitif-akademik yang mencerminkan profesionalismenya saja, tetapi juga kompetensi spiritual, kepribadian, dan sosial. Selain itu, Badan Usaha Sekolah menjalankan prinsip good governance yang tercermin dari transparansi dan akuntabilitas setiap tahap proses rekrutmen,” ujarnya.


Senada dengan hal tersebut, Wakil Direktur Administrasi Umum dan Keuangan BUS UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Abdul Halim Mahmudi, S.H.I., M.M., menekankan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara objektif tanpa intervensi pihak mana pun. Dari ratusan pelamar yang mendaftar, seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan dan kompetensi yang dimiliki.


“Sekitar 700 pendaftar kami proses secara transparan dan akuntabel, sehingga tidak ada praktik titipan dalam proses seleksi ini,” tegasnya.


Sementara itu, H. Afif Abdul Latif, M.Ag., selaku penguji Tes Baca Al-Qur’an dan Wawasan Keislaman, menyampaikan bahwa kemampuan keislaman menjadi salah satu aspek penting yang harus dimiliki oleh seluruh tenaga pendidik di Madrasah Pembangunan UIN Jakarta. Hal ini sejalan dengan visi sekolah dalam membentuk generasi yang berakhlakul karimah.


“Memastikan bahwa semua guru dan tenaga kependidikan di Madrasah Pembangunan harus mampu menunjang visi sekolah, salah satunya adalah akhlakul karimah. Untuk mencapai visi tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab guru Pendidikan Agama Islam, tetapi seluruh unsur sekolah harus terlibat,” ungkapnya.


Melalui proses rekrutmen yang mengedepankan prinsip transparansi, profesionalisme, dan akuntabilitas, BUS UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berharap dapat menghadirkan tenaga pendidik terbaik yang mampu menciptakan lingkungan belajar unggul, inovatif, dan berorientasi pada pembentukan generasi yang berprestasi sekaligus berakhlak mulia.