Literasi

Madrasah Pembangunan UIN Jakarta Libatkan Dosen Ahli Lintas Perguruan Tinggi untuk Telaah E-Modul Mata Pelajaran

Foto Penulis

M. Ahsanul Umam, S.Pd.

Penulis
Senin, 29 Juni 2026

MPUIN-News

oleh Muhammad Ahsanul Umam



Jakarta – Madrasah Pembangunan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang berkualitas dan adaptif di era digital. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Sosialisasi Penelaahan E-Modul Mata Pelajaran Madrasah Pembangunan UIN Jakarta Tahun Pelajaran 2026/2027 yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin (29/6). Kegiatan ini menghadirkan para akademisi dan praktisi pendidikan sebagai penelaah E-Modul guna memastikan materi ajar yang disusun guru memenuhi standar akademik, relevan dengan kurikulum, dan layak digunakan sebagai sumber belajar digital.


Kegiatan diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri atas jajaran pimpinan serta dosen dari berbagai perguruan tinggi. Agenda diawali dengan pengarahan, dilanjutkan sosialisasi mekanisme penelaahan E-Modul, kemudian ditutup dengan diskusi dan sesi tanya jawab. Forum ini menjadi wadah untuk menyamakan persepsi mengenai indikator penilaian, mekanisme review, hingga teknis pelaksanaan penelaahan agar proses evaluasi berlangsung objektif, sistematis, dan menghasilkan rekomendasi yang konstruktif.


Wakil Direktur Akademik dan IT Badan Usaha Sekolah (BUS) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Zulfiani, S.Si., M.Pd., yang membuka kegiatan menyampaikan harapannya agar forum tersebut menjadi ruang kolaborasi yang produktif. Menurutnya, hasil diskusi bersama para dosen penelaah diharapkan mampu menghasilkan berbagai masukan yang memperkuat kualitas E-Modul sebelum diimplementasikan kepada peserta didik.


Kepala Bagian Pendidikan BUS Madrasah Pembangunan UIN Jakarta, Firman Hamdani, M.Ag., menegaskan bahwa proses penelaahan melibatkan para pakar sesuai bidang keilmuan agar setiap E-Modul memiliki validitas akademik yang tinggi. Selain dosen dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan Universitas Nasional (UNAS), Madrasah Pembangunan juga menggandeng widyaiswara dari Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jawa Barat serta praktisi pendidikan untuk mata pelajaran tertentu. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan E-Modul yang semakin kredibel, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.


Pada kesempatan yang sama, Koordinator E-Modul Madrasah Pembangunan UIN Jakarta, Ahmad Shohibul Wafa ZA, M.Pd., memaparkan mekanisme penelaahan sekaligus memperkenalkan tampilan E-Modul yang telah terintegrasi dengan Learning Management System (LMS) SmartMP. Melalui sistem tersebut, para dosen penelaah dapat memahami alur penyajian materi sekaligus memberikan masukan terhadap substansi, penyajian, maupun aspek teknis sebelum E-Modul digunakan oleh peserta didik.


Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari para akademisi mengenai penyempurnaan indikator penilaian dan teknis pelaksanaan penelaahan. Beragam perspektif yang disampaikan diharapkan menjadi dasar dalam menyusun formula penilaian yang komprehensif sehingga setiap E-Modul benar-benar memenuhi standar mutu pembelajaran digital.


Melalui kegiatan ini, Madrasah Pembangunan UIN Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem pembelajaran berbasis digital yang unggul melalui kolaborasi antara guru, akademisi, dan praktisi pendidikan. Penelaahan oleh para pakar menjadi langkah strategis untuk memastikan E-Modul yang dihasilkan tidak hanya inovatif, tetapi juga memiliki kualitas akademik yang kuat serta mampu mendukung proses belajar mengajar yang lebih efektif di lingkungan Madrasah Pembangunan UIN Jakarta.