MPUIN-News
oleh: Nabila Oktaviani
Jakarta, 17 April 2026 — Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti Aula Andalusia Madrasah Pembangunan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam kegiatan Tasyakuran dan Doa Bersama Walimatus Safar Haji. Kegiatan ini menjadi momen spiritual sekaligus silaturahmi bagi keluarga besar madrasah dalam mengiringi keberangkatan para calon jamaah haji, Jum'at (17/4).
Acara yang digagas oleh DKM Masjid Andalusia ini dihadiri oleh pimpinan, guru, tenaga kependidikan, serta keluarga besar Madrasah Pembangunan UIN Jakarta. Empat jamaah yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini, yakni Abdul Mutaqin, Muttaqillah, Asikah, dan Muh. Rusdi, turut hadir dalam suasana penuh doa dan harapan.
Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan ini menghadirkan rangkaian doa bersama serta siraman rohani yang disampaikan oleh H. M. Faiz, M.A. Dalam tausiyahnya, ia menekankan keutamaan ibadah haji sebagai ibadah yang memiliki ganjaran besar.
“Ibadah haji yang dilaksanakan dengan penuh keikhlasan akan menghapus dosa-dosa dan menghadirkan keberkahan dalam kehidupan. Haji mabrur bukan hanya terlihat saat di Tanah Suci, tetapi tercermin dari perubahan sikap setelah kembali ke tanah air,” jelasnya.
Kepala Bagian Pendidikan Madrasah Pembangunan UIN Jakarta, Firman Hamdani, M.A, yang mewakili pimpinan dalam kesempatan tersebut, turut menyampaikan doa dan harapan bagi para calon jamaah haji yang merupakan guru-guru Madrasah Pembangunan UIN Jakarta.
“Ibadah haji adalah perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin. Kami berharap para jamaah dapat menjalankan setiap rangkaian ibadah dengan lancar serta kembali membawa nilai-nilai kebaikan yang dapat menginspirasi lingkungan sekitar,” ujar pak Firman.
Kegiatan ini juga menjadi refleksi nilai-nilai kebersamaan dan spiritualitas di lingkungan madrasah. Momentum Walimatus Safar Haji tidak hanya menguatkan ikatan ukhuwah, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya dukungan moral dan doa bagi sesama.
Melalui kegiatan ini, Madrasah Pembangunan UIN Jakarta kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembinaan karakter dan nilai-nilai keagamaan. Di tengah dinamika kehidupan modern, madrasah hadir sebagai ruang yang menyeimbangkan antara kecerdasan intelektual dan kedalaman spiritual.
20 Apr 2026
87
17 Apr 2026
156
08 Apr 2026
201
12 Sep 2024
1186
12 Sep 2024
1141
26 Jan 2026
929