Literasi

Rakerpim BUS UIN Jakarta Teguhkan Arah Madrasah Pembangunan sebagai Labschool Unggul

Foto Penulis

M. Ahsanul Umam, S.Pd.

Penulis
Kamis, 12 Februari 2026

MPUIN NEWS

Penulis Muhammad Ahsanul Umam



Tangerang Selatan — Badan Usaha Sekolah (BUS) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta meneguhkan arah kebijakan strategis Madrasah Pembangunan melalui Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) yang berlangsung selama tiga hari, Selasa–Kamis (10–12 Februari 2026), di Aston Bintaro Hotel & Conference Center, Tangerang Selatan.


Forum Rakerpim tersebut menjadi momentum konsolidasi kelembagaan untuk memastikan madrasah tetap berjalan pada rel idealisme pendidikan sekaligus profesionalisme tata kelola sebagai laboratorium pendidikan (labschool) UIN Jakarta.


Mengusung tema “Mewujudkan Madrasah yang Unggul, Inklusif, dan Berkarakter sebagai Labschool UIN Syarif Hidayatullah Jakarta”, Rakerpim tidak sekadar menjadi agenda administratif tahunan, tetapi juga ruang refleksi strategis dalam merumuskan arah masa depan madrasah di tengah tuntutan mutu, akuntabilitas, dan daya saing pendidikan yang semakin kompleks.


Ketua Panitia Rakerpim, Firman Hamdani, M.Ag., menyampaikan bahwa forum ini diikuti seluruh unsur pimpinan dengan tingkat partisipasi penuh. Ia menegaskan pentingnya menjadikan Rakerpim sebagai instrumen penentu arah kebijakan, bukan sekadar agenda formalitas organisasi.


“Alhamdulillah seluruh peserta hadir dan terlibat aktif. Kami berharap Rakerpim ini benar-benar menjadi sarana strategis dalam menentukan arah kebijakan Madrasah Pembangunan ke depan,” ujarnya.


Penegasan komitmen kolektif juga mengemuka dalam sesi pesan dan kesan pada hari terakhir kegiatan. Perwakilan guru, Abdul Mutaqin, S.Ag., menyoroti pentingnya menghapus sekat-sekat internal yang berpotensi melemahkan institusi. Menurutnya, kesenjangan internal hanya akan menjadi hambatan bagi kemajuan bersama.


“Tidak boleh ada kesenjangan lagi, karena kesenjangan itu tidak merugikan siapa pun kecuali kita sendiri. Kita harus menjadikan data dan evaluasi sebagai dasar perbaikan berkelanjutan,” tegasnya.


Senada dengan itu, perwakilan tenaga kependidikan, Hanafi Harris, S.S., menyatakan kesiapan penuh tenaga kependidikan untuk mengawal implementasi hasil Rakerpim melalui koordinasi dan forum lanjutan yang berkesinambungan.


“Kami siap terlibat aktif dalam rapat lanjutan untuk memastikan progres yang telah dirumuskan dapat berjalan secara nyata,” ungkapnya.


Rakerpim ditutup oleh Pelaksana Tugas Wakil Direktur Akademik dan IT Badan Usaha Sekolah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Zulfiani, S.S., M.Pd., yang menegaskan bahwa forum ini telah menghasilkan draf naskah akademik sebagai produk strategis bersama.


Dokumen tersebut, lanjut Prof Zulfi diharapkan menjadi fondasi konseptual dalam penguatan arah kebijakan dan pengembangan Madrasah Pembangunan ke depan.


“Naskah akademik ini merupakan produk kolaboratif yang lahir dari semangat kebersamaan. Sinergi ini harus terus dijaga sebagai kekuatan utama dalam membangun madrasah,” ujarnya.


Melalui Rakerpim ini, BUS UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menegaskan komitmennya untuk memperkuat Madrasah Pembangunan sebagai labschool unggulan yang adaptif terhadap perubahan, dikelola secara profesional, serta mampu menghadirkan pendidikan yang inklusif dan berkarakter.


Forum ini sekaligus menjadi titik pijak penting dalam upaya mengembalikan Madrasah Pembangunan sebagai institusi pendidikan rujukan yang unggul dan berdaya saing.